Kali ini Lia Eden kembali membuat heboh. Setelah pernah ditahan pada tahun 2006 dan baru bebas beberapa bulan yang lalu karena kasus ‘penistaan agama’, kemarin ia dan beberapa pengikutnya kembali ditangkap. Kali ini yang dilakukannya adalah mengirim surat kepada Presiden SBY dan para pejabat di Indonesia, yang mana dalam surat itu ia menghimbau kepada Presiden SBY untuk membubarkan semua agama yang ada di Indonesia. Surat itu pun ditandatangani dengan nama Jibril Ruhul Kudus.
*******
Wahyu Tuhan untuk Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono
Atas Nama Tuhan Yang Maha Perkasa
Wahyu Tuhan:
Sedapat-dapatnya Aku memberitahukan kepadamu tentang Keinginan-Ku memberdaulatkan Kerajaan Eden dan Surga Eden di negaramu ini. Namun telah kauabaikan semua Surat-surat-Ku yang Kutujukan kepadamu. Sampailah Aku pada kesimpulan bahwa Anda benar-benar tak bersedia mematuhi-Ku. Maka Aku pun telah sampai pada batas waktu yang patut Kuberikan kepadamu.
Inilah Surat-Ku yang berisi fatwa penghapusan kedaulatanmu sebagai pemimpin negara Indonesia. Aku takkan memberimu peluang untuk terpilih kembali, dan pemerintahanmu ini akan berakhir chaos, dan negaramu Kubuat tak berdaya, karena Aku menundukkanmu, dan Aku akan mendirikan Kerajaan-Ku dengan segala cara!
Perubahan drastis akan segera terjadi seusai Surat-Ku ini sampai kepadamu.
Demikian Wahyu Tuhan telah kami sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya.
Jakarta, 23 November 2008
ruhul kudus
*******
Wah, wah… entah apa yang ada di pikiran Lia Eden ini. Ternyata aktivitas kelompok ini sudah cukup lama, di tahun 2000 mereka memproklamirkan diri sebagai kaum Salamullah, kala itu mereka masih mengaku sebagai umat Islam. Sebenarnya cukup menggelikan melihat aktivitas yang dilakukan Lia dan para pengikutnya. Saya pernah melihat cuplikan tayangannya di TV tahun 2006 itu, saat ia ditangkap. Berpakaian serba putih, yang mungkin adalah ‘mimpi’nya Lia Eden saat ia berada di surga nanti. Ritual atau cara sembahyangnya pun merupakan kombinasi antara semua agama yang ada. Namun satu hal yang paling tidak masuk akal adalah ketika ia mengaku sebagai Jibril. Anehnya, pengikutnya percaya atas semua kata-katanya, padahal sepertinya mereka itu bukan orang yang tidak berpendidikan lho.
Tadi malampun ketika melihat tayangan di TVone, salah seorang pengikut Kerajaan Tuhan ini yang menjadi jubir tidak dapat memberikan jawaban yang ‘meyakinkan’ atas apa yang telah mereka lakukan. Ketika ditanyakan apakah ada jeda waktu antara Lia menerima ‘wahyu’ kemudian disampaikan kepada para pengikutnya dan dalam bentuk apa wahyu itu, dijawab bahwa tidak ada jeda waktu, bahkan semua pengikutnya mendengar langsung turunnya wahu itu melalui mulut Lia sendiri. Hmm… Lalu ketika ditanya mengapa mereka menghendaki dihapusnya seluruh agama yang ada di Indonesia, dijawab karena mereka ingin semua bangsa Indonesia kembali memeluk agama seperti aslinya (maksudnya apa ya..??) namun semua kitab suci agama yang ada tidak perlu dihapuskan (lhoo…??). Ditanya lagi apa yang membuat mereka yakin bahwa ajaran mereka itu adalah ajaran yang paling benar, sang jubir tidak memberikan jawaban yang jelas.
Kalau diperiksa psikiater mungkin dia bisa dinyatakan mengidap gangguan kejiwaan kali ya. Tapi kalau ga waras berarti ga bisa dihukum dong?? Padahal kali ini dia berani ‘mengancam’ presiden segala…
Oya, ini juga ada liputan menarik tentang rumah Lia Eden oleh mas Pandji Pragiwaksono, plus foto-fotonya lagi. Silahkan melihatnya di http://www.pandji.com/berkunjung-ke-rumah-lia-eden-aminuddin/.
Sumber: www.kompas.com; www.pandji.com


Recent Comments